Kemeriahan Wiwit Panen Raya 2025 di Desa Manyar : Tradisi Syukur dan Kebersamaan Petani
Desa Manyar kembali semarak dengan digelarnya Kegiatan Wiwit Panen Raya yang dilaksanakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Manyar, sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya musim panen. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh makna, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, termasuk Kepala Desa beserta perangkatnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat petani Desa Manyar.
Susunan Acara Penuh Makna
Kegiatan Wiwit Panen Raya ini diawali dengan pembukaan acara oleh panitia, yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan penting:
Sambutan Kepala Desa Manyar, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani dan Gapoktan atas kerja keras mereka dalam menjaga ketahanan pangan desa. Dalam sambutannya, beliau juga menegaskan pentingnya menjaga tradisi lokal sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Sambutan dari Ketua Gapoktan Desa Manyar, yang menyampaikan laporan kegiatan pertanian selama musim tanam serta harapan ke depan untuk peningkatan hasil dan kesejahteraan petani. Ketua Gapoktan juga menyampaikan rasa syukur atas panen yang melimpah dan menekankan pentingnya solidaritas antar petani.
Setelah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Mahalul Qiyam, yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana menjadi sangat khusyuk dan penuh haru, di mana seluruh hadirin turut bershalawat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki dan berkah hasil bumi.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan panen dan kemudahan di musim tanam berikutnya. Doa dipimpin oleh sesepuh desa, menambah suasana religius dalam kegiatan ini.
Simbol Kebersamaan dan Tradisi
Wiwit Panen Raya bukan sekadar acara seremonial, melainkan menjadi simbol kuat kebersamaan dan budaya gotong royong yang masih sangat hidup di Desa Manyar. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk merekatkan hubungan antara petani, pemerintah desa, dan masyarakat secara umum.
Kehadiran para tokoh desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam satu kegiatan mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi dan merayakan hasil kerja keras bersama.
Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa tradisi lokal dan hasil pertanian bisa berjalan beriringan dalam membangun desa yang mandiri, berbudaya, dan sejahtera. Semoga Wiwit Panen Raya tahun ini membawa berkah bagi seluruh warga Desa Manyar.



0 Komentar